Enhancing Quality Education Through Quality Evaluation

User login

Pesan Ketua

HEPI merupakan sebuah organisasi profesi yang bergerak di bidang pen­di­dik­an yang memiliki azas profesionalisme dan keilmuan dalam bidang pengukuran dan evaluasi pendidikan. Organisasi ini bersifat independen yang anggo­tanya terdiri dari him­pun­an para ahli, praktisi, pengamat, dan peminat evaluasi pendidikan.

Selengkapnya

    HASIL UJIAN NASIONAL 2011

    Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) telah selesai menyelenggarakan Ujian Nasional (UN) Utama SMA/MA, SMALB dan SMK dari tanggal 18 sampai dengan 21 April 2011.  UN Susulan dilaksanakan dari tangal 25 sampai dengan 28 April 2011. Pengumuman hasil UN tanggal 16 Mei 2011 dilakukan oleh masing-masing satuan pendidikan. 

    UN Utama SMP/MTs dan SMPLB dilaksanakan dari tanggal 25 sampai dengan 28April 2011. UN Susulan dilaksanakan dari tanggal 3 sampai dengan 6 Mei 2011. Pengumuman hasil UN tangal 4 Juni 2011.  Hasil UN untuk masing-masing jenjang adalah sebagai berikut.

    UN SMA/MA  dan SMK

    Pada tahun pelajaran 2010/2011 ini, UN SMA/MA dan SMK diikuti oleh 25.656 sekolah/madrasah  dan   2.488.757 peserta didik dengan perincian  1.461.941 siswa SMA/MA dan 942.698 siswa SMK. Siswa yang tidak lulus  UN sebanyak 16.098 siswa, dengan rincian dari SMA/MA   11.443 siswa dan  dari SMK  4.655 siswa. Secara nasional angka kelulusan UN 99.22 persen.  Tingkat kelulusan ini  meningkat 0.18  persen  dibanding tahun 2010 dengan angka kelulusan 99,04 persen. Sebab naiknya kelulusan karena standar kelulusan siswa bukan ditentukan hanya dari  hasil  UN melainkan juga dari nilai sekolah dengan komposisi 60:40.

    Berdasarkan data dari Puspendik, provinsi yang  tingkat kelulusannya terendah adalah Nusa Tenggara Timur.  Selain itu, ada lima sekolah yang seluruh siswanya tidak lulus. Jumlah siswa dari lima sekolah tersebut 147 siswa yang tersebar di lima wilayah. Kelima wilayah tersebut adalah DKI Jakarta (7 siswa), Simeuleu Aceh (26 siswa), Jambi (2 siswa), Kian Darat Maluku (48 siswa), dan Urei Fasei Papua (64 siswa).

    Secara nasional mata pelajaran yang memberikan kontribusi ketidaklulusan siswa adalah Bahasa Indonesia dan Matematika.

     

    UN SMP/MTs

    UN SMP/MTs  dan sederajat tahun ini, diiikuti 3.660.803 siswa dari 45.551 sekolah. Dari jumlah peserta UN tersebut, setelah digabungkan nilai UN dan ujian akhir sekolah (UAS), dengan komposisi 60:40, dinyatakan 3.640.569 siswa  atau  99.45 persen  lulus UN dan 20.234 siswa atau 0,55 persen siswa tidak lulus. Rata-rata kelulusan UN tahun 2011 adalah 7.56.
    Sebagai perbandingan tingkat kelulusan  UN SMP/MTs tahun 2010 adalah  99.42 persen. 

    Terdapat 12 sekolah yang kelulusannya nol persen, dengan jumlah total 91 siswa. Di antaranya adalah di Sumenep dan Bojonegoro masing-masing satu sekolah yang kelulusannya nol persen dengan jumlah total 15 siswa. Selanjutnya di Kebumen dan Kendal masing-masing juga satu sekolah dengan jumlah total 12 siswa. Dan di Temanggung, terdapat tiga sekolah yang kelulusannya nol persen dengan total siswa 21 anak.

    Provinsi yang tingkat kelulusannya terendahadalah Bangka Belitung dengan jumlah siswa yang tidak lulus berdasarkan nilai UN-nya saja mencapai 40,4 persen dengan total peserta 15.341. Peringkat kedua adalah provinsi DIY dengan angka ketidaklulusan jika dihitung hanya dari nilai UN mencapai 25,44 persen dari total peserta 48.662 siswa.

    Pemerintah dalam hal ini Menteri Pendidikan Nasional akan melakukan evaluasi terhadap semua daerah dengan tingkat kelulusan terendah.  Evaluasi tersebut menjadi bahan pertimbangan untuk pemberian bantuan pembenahan kualitas pendidikan. (BS).